Posted by : GBI Sinona Juli 13, 2011


Dalam Amsal 11:24 tertulis, ”Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.

Mungkin kita tidak percaya, mengapa kita justru memiliki lebih ketika ”menyebar harta” atau membagi berkat yang kita terima kepada orang lain, ketimbang kita terus menyimpan semua berkat yang kita terima untuk diri sendiri. Tetapi itulah prinsip Firman TUHAN yang berlaku mutlak untuk seluruh manusia.

Ada seorang pembantu rumah tangga yang penghasilannya tidak sebesar pekerja kantoran. Tetapi ia sangat murah hati. Yang membuat kagum adalah kerelaannya membantu keuangan seorang kerabat jauh sebesar beberapa juta rupiah. Jumlah yang mungkin bagi kita terlihat kecil, tapi tidak bagi seorang pembantu rumah tangga. Begini yang ia katakan, ”Karena saya kasihan melihatnya. Ia benar-benar membutuhkan uang itu.” Maka dengan alasan ”kasihan”, ia pun merelakan uang dalam jumlah besar, keluar dari tabungannya. Tetapi apakah pemberiannya tersebut membuat ia jatuh miskin? Tentu saja tidak. Kisah nyata ini membuktikan bahwa prinsip memberi justru sama dengan menerima lebih banyak. Terbukti, kehidupannya tetap terpelihara dengan sangat baik sampai sekarang.

Tentu kita masih ingat kisah seorang janda (Markus 12:41-44) yang sangat miskin namun dengan rela hati memberi persembahan yang ternyata walaupun jumlahnya kecil dimata manusia, tetapi nilainya jauh lebih besar dan berarti dibandingkan persembahan si orang kaya dimata TUHAN.

Percayalah bahwa Firman TUHAN itu benar dan berlaku mutlak. Jika kita melakukannya, kita akan menerima janji-janji TUHAN. Pada saat kita sedang dalam keadaan kekurangan, justru di saat itulah kita diberi kesempatan untuk memberi yang terbaik. Di saat yang sama, TUHAN sedang menguji kemurnian hati kita, apakah kita tetap taat dan percaya bahwa berkat itu milik TUHAN dan kita hanyalah pengelolanya? Ataukah kita merasa ”sangat memiliki” sehingga lupa mengelolanya (memberi untuk orang lain) sesuai aturan TUHAN?

Ingatlah selalu dalam Lukas 6:38 telah tertulis, ”Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” Amin!

BERILAH DAN ENGKAU AKAN DIBERI!

Sumber: R/hmministry

Leave a Reply

Tinggalkan komentar anda dengan santun. Komentar yang tidak santun, akan dianggap spam, dan di delete

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © GBI SINONA - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -